1. pendidikan
:
a. Informasi yang dibutuhkan akan semakin
cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
b.
Inovasi dalam pembelajaran semakin
berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses
pendidikan.
c.
Kemajuan TIK juga akan memungkinkan
berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang
tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
d.
Sistem administrasi pada sebuah
lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
e. Munculnya media massa, khususnya media
elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
f. Munculnya metode-metode pembelajaran
yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan
kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu
memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan
teknologi bisa dibuat abstrak.
2.
pemerintahan
a.
Pelayanan yang lebih baik kepada
masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu,
tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor,
rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
b.
Peningkatan hubungan antara
pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya keterbukaan
(transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih
baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua
pihak.
c.
Pemberdayaan masyarakat melalui
informasi yang mudah diperoleh.
Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
d.
Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat
dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia yang
luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi,
diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada
pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk
pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. Tuntutan masyarakat
akan pemerintahan yang baik sudah mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur
pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem
penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on-line antar
instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan
teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam
sektor pemerintah, perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi mendorong
aparatur pemerintah untuk mengantisipasi hal baru dan upaya peningkatan kinerja
serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good
govermance).
e.
Hilangnya birokrasi yang selama ini
seolah-oleh menjadi penghalang bagi masyarakat dalam berhubungan dengan
pemerintah sehingga pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien.
f.
Keberadaan e-government akan
berimbas pada dimensi sumber daya manusia disetiap pelayanan publik. Tidak
tertutup kemungkinan akan meruyaknya kekhawatiran yang disebabkan oleh
rasionalisasi jumlah karyawan. Karyawan yang dinilai tidak memiliki kesediaan
dan kemampuan generik untuk menjalankan e-government akan berhadapan dengan dua
resiko; diberhentikan (retrenchment) atau menjadi pelatihan dalam rangka
membentuk kompetensi lunak (soft compentencies) dan keterampilan kerja serta
mengintegrasikan diri kedalam struktur informasi yang baru.
3.
kesehatan:
Komputer
sebagai alat bantu dalam pemeriksaan medis dapat dilihat diberbagai rumah sakit
dan sangat banyak fasilitas medis yang didukung teknologi komputer. Sebagai
alat bantu dalam bidang kesehatan, computer bisa berwujud dalam bentuk PC atau
sebagai embedded devise (computer yang dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga
mempunya fungsi-fungsi yang lebih spesifik).
Peranan
komputer sangat membantu tenaga medis seperti perawat, dokter/bidan, apoteker
dan administrasi. Fungsinya adalah :
1).Kegunaan
computer pada perawat saat ini belum
memiliki kontribusi yang berarti padahal dalam upaya meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan, seorang perawat harus mampu melaksanakan asuhan standar
mulai dari pengkajian hingga evaluasi yang disertai oleh sistem
pendokumentasian yang baik sehingga kecil kemungkinan terjadi kesalahan
pendataan pada perawatan pasien. Komputer juga membantu pembuatan system
klasifikasi pasien seperti mengelompokan pasien berdasarkan kebutuhan perawatan
yang secara klinis dapat diobservasikan oleh perawat. Fungsi lain adalah alat
bantu rekam medis berbasis computer, dengan system pada computer dapat
menghimpun berbagai berbagai data klinik pasien seperti hasil pemeriksaan
dokter, digitasi dari alat diagnosis (EKG, radiologi dll)
2).Kegunaan
computer pada dokter/bidan, penggunaan computer pada dunia kedokteran ditandai
dengan penggunaan system Computerized Axial Tomography (CAT) digunakan untuk
menggambar struktur otak dan mengambil seluruh organ tubuh yang tidak bergerak
dengan menggunakan sinar –X. sedangkan untuk yang bergerak menggunakan system
Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) yaitu melihat gambar dari berbagai sudut
organ tubuh. Keunggulan dari CT Scan ini adalah :
Tidak invasive (tindakan non bedah)
Hasil gambaran dapat direkontruksi sesuai kebutuhan,
misalnya dari proyeksi axial dijadikan proyeksi sagital atau coronal sehingga
dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.
Waktu perekaman sangat cepat
Lalu sistem Single Photon Emission
Computer Tomography (SPECT) merupakan system computer yang menggunakan gas
radioaktif yang berguna untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan
dalam bentuk gambar. sistem lain seperti Position Emission Tomography (PET)
yang merupakan system computer dengan menampilkan gambar yang mempergunakan
isotop radioaktif. Selain itu Nuclear Magnetic Resonance (NMR) merupakan teknik
mendiagnosis dengan cara memagnetikan Nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.
Dan yang terbaru adalah computer DNA, yang mampu mendiagnosis suatu penyakit
serta memberikan info obatnya.
Bidang Farmasi,
pada bidang ini peranan computer dapat membantu apoteker dalam catatan asuransi
kesehatan, interaksi obat serta informasi resep fungsi pada bidang farmasi
adalah menyimpan harga dan data obat, kesediaan obat, pengelompokan obat
berdasarkan kegunaannya, menyimpan data keluar masuknya obat. Garis besar
variable-variable yang masuk pada sistem informasi instalansi farmasi, antara
lain :
- input data barang farmasi
- transaksi-transaksi barang, seperti : permintaan barang dari pelayanan kesehatan dari rumah sakit ke instalasi farmasi, distribusi barang dari inslatasi farmasi ke rumah sakit,
- permintaan pembelian barang ke bagian pengadaan barang/purchase
- laporan-laporan pembelian dan penjualan barang dan obat-obatan
No comments:
Post a Comment